teliti sebelum beli online. source: www.noragouma.com

4 Jurus Menangkal Tipu Saat Belanja Online

Sudah saatnya berubah jadi konsumen cerdas di era digital ini.

Kejadiannya sudah cukup lama, Dindin — teman sekantor saya — baru saja memesan sebuah jam tangan di salah satu aplikasi jual-beli online. Ia segera membayar sejumlah uang setelah memesan jamnya. Nahasnya sudah beberapa hari setelah transaksi, si penjual sama sekali tidak ada kabar. Menginformasikan nomor resi pengiriman barang pun tidak. Kemudian Dindin menghubungi si penjual karena tidak sabar.

Tak disangka ternyata nomor si penjual sudah tidak aktif, Dindin mencari cara menghubungi lewat kanal lain. Ternyata si penjual seperti sengaja menghapus jejak. Semua akun line, whatsapp, bahkan instagram Dindin di-block. Dindin pun sangat kesal namun tak bisa apa-apa. Akhirnya dia pun pasrah dan berusaha merelakan ratusan ribu yang telah ia kumpulkan demi sebuah jam tangan baru.

Cerita di atas mungkin hanya sebagian kecil kisah dari korban penipuan jual-beli online ya. Saya jadi gatal ingin memberikan beberapa kiat supaya kamu jadi konsumen cerdas di era digital dan meminimalisir pengalaman buruk saat belanja online.

Wajib hukumnya teliti sebelum membeli sebuah barang

Calon pembeli wajib membaca deskripsi barang yang di sebuah iklan. Mempelajari ketentuan pemesanan, pembelian sampai poin ketika ada keluhan. Tujuannya adalah tahu apa yang harus dilakukan saat ada keluhan untuk barangnya pas diterima. Misalnya barangnya cacar atau fisiknya berbeda dengan foto yang dipajang di iklan.

Kemudian tak lupa untuk cek kelengkapan barang yang kamu incar. Khususnya bila kamu ingin membeli barang bekas ya. Saya pernah menemukan penjual yang memasang harga sangat miring, setelah cek lebih jauh ternyata harganya lebih murah dari harga pasar karena kelengkapan kurang bahkan cukup banyak minusnya. Jangan gampang tergoda hanya karena lebih murah.

Ohya, biasanya di sebuah situs jual-beli online tersedia fitur yang menampilkan performa atau si penjual, selain itu ada juga ulasan yang dibuat oleh pembeli lain. Performa yang bagus mengindikasikan reputasi si penjual juga cukup baik. Satu lagi,  alangkah baiknya memilih situs jual-beli yang menyediakan fitur rekening bersama (escrow). Jujur, rekening bersama membuat saya merasa lebih aman ketika bertransaksi online.

“Rekening bersama (Rekber) adalah suatu perantara yang menjembatani pembayaran transaksi jual beli antara penjual dan pembeli yang bersifat netral, tidak memihak penjual maupun pembeli.” – Kreditgogo.com

Memperhatikan label, petunjuk penggunaan dan garansi barang

Apabila ingin membeli barang — khususnya telematika dan elektronika — perlu cek label seperti nomor seri yang tertera di barang dan kemasan harus sama meskipun membelinya secara online. Jangan segan untuk menanyakan kesamaan nomor seri dan buktinya apabila beli bekas. Kalau beli baru, jangan ragu buat minta jaminan bahwa barang yang akan diterima segelnya pasti aman. Hal itu tentunya untuk mencegah terjadinya penipuan jual beli online. 🙂

Jangan lupa untuk menanyakan petunjuk penggunaan yang berbahasa Indonesia dan garansinya. Saya pernah membeli sebuah kamera secara online, hal yang tidak saya lewatkan adalah menanyakan garansi barang kemudian minta ditunjukkan nota belinya. Saya membeli kamera tersebut dalam kondisi bekas. Saya hanya ingin memastikan bahwa kamera tersebut adalah tidak dibeli sembarangan oleh pemilik sebelumnya. Khawatirya barang elektronika yang dibeli adalah rakitan atau refurbish yang kualitasnya tentu di bawah standar.

Bisa membedakan belanja karena kebutuhan atau keinginan

Konsumen cerdas di era digital harus bisa memilah mana kebutuhan, mana yang hanya lapar mata. Jujur saja, saya juga masih sulit menahan godaan apabila ada iklan sebuah barang yang muncul saat mengakses akun sosial media atau sekedar iseng membuka situs jual-beli. Apalagi kalau sedang ada diskon besar-besaran. Saya merasa barangnya terus melambaikan tangan, memohon untuk segera dibeli.

Mudahnya transaksi jual-beli online saat ini bisa jadi tantangan terbesar. Karena sekarang saja untuk beli makan siang pun bisa dilakukan di manapun dan kapanpun. Cukup buka aplikasi ojek online kemudian pilih menu sesuka hati, setelah itu klik Bayar dan makan siang pun diantar. Perkembangan layanan perbankan yang semakin canggih juga bikin belanja online semudah mengedipkan mata.

Mencintai produk lokal

Era digital yang semakin canggih ini memudahkan siapapun. Dari sisi produsen, mereka lebih mudah untuk memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas. Sedangkan dari sisi konsumen, mereka semakin dimanjakan dengan pilihan barang yang semakin banyak. Mau produk lokal ada, mau yang import juga ada.

Tidak ada salahnya konsumen cerdas di era digital ini saling menularkan semangat untuk mengangkat kearifkan lokal dan banyak membeli produk bikinan lokal. Toh sekarang kualitas produk lokal tidak kalah dengan barang bikinan luar negeri. Karena membeli produk lokal sama saja dengan berkontribusi menggerakkan roda ekonomi rakyat Indonesia lho. Setuju? 🙂

***

Semoga kita-kiat di atas bisa mencegah kamu terjerumus ke pengalaman-pengalaman buruk saat belanja online ya. Sudah saatnya berubah jadi konsumen cerdas nih. Jangan lupa dalam waktu dekat akan diperingati Hari Konsumen Nasional pada 20 April nanti 😀

 

Best Regards,

sikoncer - si konsumen cerdas - harkonas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s