#kapanajabisa ke Jogja, sunrise di Imogiri. foto oleh Rizky Almira

Kabur 2 Hari ke Jogja, Enaknya Ngapain Ya?

#KapanAjaBisa ke Jogja untuk Mengambil Jeda

“Ki, minggu depan aku ke Jogja ya!”

“Okay, pas banget tanggal itu aku kosong. Sama siapa?

“Sendirian, kalau nggak nekat kapan lagi?”

Ceritanya seorang kawan dari Surabaya menghubungi dan akan berkunjung ke Jogja. Dia ingin kabur sejenak dari rutinitas buat nyenengin dirinya sendiri. Tantangannya adalah waktu singgahnya yang singkat, hanya 2 hari. Untungnya saya punya beberapa rekomendasi untuk hal-hal yang sayang dilewatkan selama di Jogja. Kota ini tak sekedar Malioboro dan Gudeg, lebih dari itu.. 🙂

Brunch di Yamie Pathuk
#kapanajabisa ke Jogja, makan yamie pathuk. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, makan yamie pathuk. foto oleh Rizky Almira

Makan di Yamie Pathuk bisa jadi pilihan untuk sarapan sekaligus makan siang alias brunch karena lokasinya yang tidak jauh dari stasiun Yogyakarta. Setelah menjemput teman di stasiun bisa sekalian mampir kesini.

Apa yang spesial? Menurut saya rasa mi, kuah sampai teksturnya pas banget di lidah. Apalagi pangsit rebus dan gorengnya itu lho, isinya bikin lidah bergoyang. Potongan udang yang dicampur bumbu yang…. slrrrpp. Uwenak!

Main ke Ullen Sentalu
#kapanajabisa ke Jogja, mampir Ullen Sentalu. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, mampir Ullen Sentalu. foto oleh Rizky Almira

Setelah dari kota, kami melipir naik ke Kaliurang atas. Di sana ada museum yang sangat menarik. Menurut saya, museum ini berbeda dengan museum lain, sangat eksklusif. Kita tidak diperkenankan merekam video bahkan gambar apapun di hampir semua area.

Teman-teman suka kalau saya ajak kesini, selain tempatnya yang teduh juga karena koleksi museum menyimpan cerita yang mungkin belum kamu ketahui tentang Kerajaan Mataram. 🙂

Ngemil Sore di Kopi Klotok
#kapanajabisa ke Jogja, ngemil di Kopi Klotok. foto oleh Mahesa Nicodeli
#kapanajabisa ke Jogja, ngemil di Kopi Klotok. foto oleh Mahesa Nicodeli

Dari Ullen Sentalu, turun ke bawah sedikit ada warung kopi yang pisang gorengnya yahud. Disantap selagi hangat dengan ditemani teh tubruk atau kopi klotok. Pisang yang dipilih adalah kepok lalu dicelup adonan sebelum digoreng. Mmm, rasanya manis dan sedikit asam. Adonan yang melapisi pisang menambah cita rasa gurih. Benar-benar bikin nagih. 😀

Selain pisang gorengnya yang mantap, pemandangan di sekitar warung juga bikin relaks. Warung ini mewah alias mepet sawah, bisa memilih mau duduk lesehan di tikar sambil menghadap sawah, duduk di bangku, atau di teras rumah pemiliknya. Favorit saya adalah duduk di bangku tepi sawah, karena bisa mendengar gemericik air dari kali dan bau rumputnya bikin rindu buat balik kesitu.

Golden Sunset di Candi Plaosan
#kapanajabisa ke Jogja, sunset di Candi Plaosan. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, sunset di Candi Plaosan. foto oleh Rizky Almira

Dari daerah Pakem di Sleman melipir ke arah Surakarta, tepatnya di daerah Prambanan. Ada apa sih di sana? Selain Candi Prambanan, ada Candi Plaosan. Di sebelah area Candi –dipisahkan sebuah lahan kosong– ada sebuah gang, saya suka melewatkan senja di tanah lapang yang menghadap ke Candi Plaosan. Menikmati senja di sini tak dipungut biaya alias gratis.

Kalau sedang beruntung, kamu bisa menyaksikan matahari terbenam dengan siluet candi. Nah, foto di atas diambil ketika cuaca sedang cerah dan letak matahari benar-benar sejajar dengan candi. Uwapik tenan!

Menginap di Airy Sardonoharjo
#kapanajabisa ke Jogja, menginap di Sardonoharjo. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, menginap di Airy Sardonoharjo Rejodani. foto oleh Rizky Almira

Liburan yang mendadak, minusnya persiapan yang kurang matang termasuk soal bujet. Banyak penginapan di Jogja sudah penuh, adapun yang kosong tetapi tarifnya cukup bikin kantong jebol.

Iseng buka Airy Rooms eh ketemu penginapan yang tarifnya pas di kantong dan beruntungnya masih ada 1 kamar yang masih kosong. Teman saya mengiyakan untuk menginap di sini. Pelayanannya ramah, foto sesuai realita dan yang paling penting suasana saat malamnya bikin hati ayem soalnya Airy Sardonoharjo Rejodani ini lokasinya di Ngaglik Sleman dan masih desa banget jadi cocok untuk menepi dari hiruk pikuk kota.

Bangun Subuh Lihat Sunrise
#kapanajabisa ke Jogja, sunrise di Imogiri. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, lihat sunrise di Bantul. foto oleh Rizky Almira

Sebenarnya ada beberapa titik untuk melihat matahari terbit di Jogja. Salah satu tempat favorit saya adalah Tebing Watu Mabur di Bantul. Selain tempatnya yang tak seramai lainnya, tebingnya pas menghadap arah matahari ketika pertama kali muncul dan tidak ada yang menghalangi. Aksesnya pun tak sesulit titik lain yang harus melewati jalanan tak beraspal dan cukup jauh. Tidak perlu hiking atau naik-turun bukit.

Tebing Watu Mabur sering saya rekomendasikan ke teman yang berkunjung ke Jogja atau saya langsung ajak kesini. Kalau sedang beruntung, kamu juga bisa lihat gulungan kabut yang meliuk menyelimuti sungai di bawahnya. Seperti gulali raksasa.

Mencecap Gelato ala Jogja
#kapanajabisa ke Jogja, il tempo del gelato. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, il tempo del gelato. foto oleh Rizky Almira

Searah dengan perjalanan balik ke kota, jangan lupa mampir Il Tempo Del Gelato. Kedai gelato ini cukup masyhur di kalangan traveler. Kamu pun bisa mencicipi gelato sambil mengaso. Atau berbagi cerita dengan teman jalan kamu.

Btw, di kedai ini punya banyak pilihan rasa gelatonya, mulai dari matcha sampai vanilla. Interior kedainya pun cukup menarik, kamu bisa mengabadikan momen sambil mencicipi gelato dengan rasa favorit kamu.

Makan Sehat di Kedai Kolondjono
#kapanajabisa ke Jogja, kedai organik Kolondjono. foto oleh Rizky Almira
#kapanajabisa ke Jogja, kedai organik Kolondjono. foto oleh Rizky Almira

Menutup perjalanan dengan singgah di sebuah kedai organik. Kedai ini salah satu favorit saya, karena tempatnya rumahan banget. Seperti sedang santai di meja makan rumah. Kedai ini mungil, tidak banyak yang datang kesini. Jadi cocok bila kamu kurang suka dengan keramaian. 🙂

Teman-teman yang saya ajak kesini kebanyakan suka dengan suasana dan rasa makanannya. Meskipun menunya organik semua, tetapi rasanya tidak pernah diragukan. Selain itu tempatnya juga menarik buat difoto. 😀

***

Sejujurnya, kurang puas kalau singgah ke Jogja hanya 2 hari aja. Kenapa? Karena Jogja punya buwanyak sekali tempat menarik dan kulinernya yang tidak cukup diexplore dalam beberapa hari. 🙂

Kamu #kapanajabisa ke Jogja, bila ingin mengambil jeda. Mengunjungi tempat-tempat baru, mencicipi kuliner yang terasa asing, bertemu orang baru yang mungkin menginspirasi dan menyetrum ide-ide baru. Ohya, kalau kamu ke Jogja selama 2 hari, tempat-tempat mana saja yang ingin kamu kunjungi? Makanan apa saja yang ingin kamu cicip? Boleh lho kasih tahu di kolom komentar. 😀

2 thoughts on “Kabur 2 Hari ke Jogja, Enaknya Ngapain Ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s